FFI, Insomnia yang Dapat Menyebabkan Kematian bagi Penderitanya

Apakah Insomnia bisa Menimbulkan Kematian?

Sebagai manusia, sejak dilahirkan kita telah menghabiskan sepertiga usia hanya untuk tidur . Namun, waktu kita untuk tidur akan semakin berkurang ketika beranjak dewasa. Mungkin sebagian besar dari kamu juga merasakannya bukan? Hal ini dikarenakan banyaknya waktu yang kita pakai untuk melakukan berbagai hal. Banyak di antara kita yang harus bekerja melawan jam biologis yang dapat berpengaruh terhadap tubuh, di mana hal itu juga termasuk gangguan tidur.

Tidur merupakan sutu proses rumit yang dibutuhkan oleh mamalia termasuk manusia untuk mempertahankan hidup, dengan kata lain, mamalia akan mengalami kematian jika tidak tidur. Namun, tidak sedikit juga dari kita yang mengalami gangguan tidur atau sering kita sebut dengan insomnia, yang dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh. Lalu bagaiamana dengan kamu? Apakah kamu mengalami insomnia?  Tahukah kamu tentang FFI? Kalau penasaran apa itu FFI atau Fatal Familial Insomnia, Kami sudah merangkumnya untuk kamu, yuk sama-sama kita kepoin yuk.

Apa Itu FFI?

source : pixabay.com | CC0
Source : pixabay.com | CC0

FFI atau fatal famillial insomnia merupakan penyakit dengan jenis penderitaan insomnia parah. Penderita FFI tidak dapat tidur pada siang hari, sedangkan pada malam hari tidurnya juga sangat kurang. Kondisi ini berlangsung secara progresif hingga akhirnya penderita tidak dapat tidur sama sekali. FFI ini akan berujung pada kematian penderitanya.

[Baca juga: Inilah Manfaat yang Didapatkan dari Tidur Siang]

Mengapa Bisa Terjadi FFI?

source : pixabay.com | CC0
Source : pixabay.com | CC0

FFI merupakan penyakit neurodegenaratif yang menyerang sistem saraf dan fungsi otak. Penderita FFI akan mengalami gangguan untuk mengingat, penurunan kecerdasan, serta gangguan psikologi dan insomnia. Penyakit ini disebabkan oleh adanya mutasi gen PRNP pada kromosom 20. Otak mengekspresikan gen PRNP ini secara normal dan menghasilkan protein cacat yang disebut dengan protein prion (PrPc). Apabila terjadi mutasi pada PrP di kodon ke-129 dan menghasilkan PrPSc yang tidak dapat didegradasi, PrPSc  akan terakumulasi dan merusak talamus yang bekerja untuk mengatur tidur.

[Baca juga: Kenapa Bisa Mengalami Tidur “Tindihan”?]

Bagaimana Gejala FFI?

source : odditycentral.com
source : odditycentral.com

Gejala pertama yang muncul adalah kewaspadaan penderita yang terganggu serta sulit untuk mengatur waktu tidurnya. Hal ini disebabkan oleh rusaknya sistem yang berada di talamus. Kondisi ini akan mimicu stres dan kelelahan penderita. Gejala berikutnya adalah penderita FFI akan mengalami hipertensi, demam, impotensi, serta kecenderungan untuk berkeringat, mengeluarkan air mata, dan air liur. Penderita akan mengalam gangguan motorik dan kehilangan keseimbangan. Selanjutkan kesadaran penderita akan menurun, mengalami nyeri sendi dan menelan, serta tidak mampu untuk berdiri dan berjalan lagi.

Nah, itulah beberapa hal tentang FFI yang dapat menyebabkan penderitanya meninggal karena insomnia yang sangat parah. FFI ini termasuk penyakit yang langka loh. Nah, mumpung kita masih bisa tidur dengan normal meski terkadang mengalami insomnia juga, kita harus banyak-banyak bersyukur ya.

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional