Olahan Mie dari Beberapa Daerah di Penjuru Dunia

Inilah Olahan Mie dari Beberapa Daerah di Penjuru Dunia

Mie merupakan makanan yang bisa dibilang banyak dan mudah kita temukan, bukan hanya di Indonesia, namun juga di belahan dunia lainnya. Bahkan di beberapa negara di Asia mie dijadikan sebagai makanan pengganti nasi karena sifatnya yang mengenyangkan. Bahan yang digunakan untuk membuat mie pun sangat bervariasi mulai dari tepung terigu, tepung gandum, tepung beras, dan lainnya. Selain itu, campuran bumbu yang digunakan untuk olahan mie ini juga sangat beragam. Nah, hal inilah yang menyebabkan olahan mie dari berbagai dunia memiliki ciri khasnya masing-masing. Kamu penggemar mie bukan? Sudah pernah coba mie di bawah?

Ramen

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Kalau kamu suka nonton serial anime Naruto, pasti sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini, yup ramen. Mie yang satu ini merupakan mie berkuah yang berasal dari Jepang. Kelazatan remen terletak pada kuah kaldunya yang kaya rasa. Di daerah asalnya, Jepang, kuah kaldu ramen dibuat dari tonkatsu atau tulang babi, namun jangan khawatir karena kuah kaldu ramen ini sudah banyak dimodifikasi sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan. Selain kaldu, ramen juga dilengkapi dengan berbagai toping seperti chasiu atau daging babi panggang (di negara asalnya, namun sudah banyak yang menggunakan daging ayam atau sapi),  menma (rebung rebus), telur rebus, sayuran hijau, nori (rumput laut kering), dan narutomaki (olahan seafood yang digiling).

[Baca juga: Tahukah Kamu Makanan Indonesia yang Terkenal di Mancanegara?]

Jajangmyeon

source : pinterest.com
source : pinterest.com

Jajangmyeon merupakan mie tebal asal Korea yang terbuat dari tepung gandum. Keunikan jajangmyeon terletak pada sausnya yang berwarna hitam. Saus jajangmyeon ini dibuat dari chunjang atau pasta kacang kedelai hitam. Kemudian ditambahkan bawah merah cincang, zuchinni, dan daging merah atau makanan laut sebagai pelengkap. Orang Korea sering kali menyantap hidangan ini dengan kimchi, asinan sayuran hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas yang hampir selalu hadir pada makanan Korea.

Spaetzle

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Spaetzle adalah hidangan mie dari Jerman. Bentuknya seperti mie tebak tidak beraturan. Sama seperti kebanyakan mie lainnya spaetzle terbuat dari tepung yang dicampur dengan telur, garam, air atau susu, dan terkadang menggunakan pala. Spaetzle ini menjadi sumber karbohidrat dan biasanya disajikan mendampingi hidangan lainnya, seperti sup atau daging.

[Baca juga: Ada lho Beberapa Makanan Kaya Nutrisi, Namun Kurang Digemari]

Spageti

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Kalau makanan yang satu ini pasti kamu sudah tidak asing lagi bukan? Spageti ini merupakan mie khas dari Italia. Mie ini memiliki bentuk yang panjang dan dimasak kira-kira sembilan 9-12 menit dalam air mendidih. Cara penyajian pun sangat beragam, namun yang paling umum adalah spageti bolognese, yaitu spageti dengan saus daging cincang ditambah dengan tamburan keju parut.

Pho

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Mie pho berasal dari Vietnam. Mie pho ini terbuat dari tepung beras. Di negara asalnya, mie pho menjadi santapan pada waktu sarapan, namun kamu masih bisa menikmatinya kapan saja kok. Mie pho direbus dalam kuah kaldu yang memiliki rasa gurih dan lezat. Sama halnya dengan mie lainnya, mie pho ini juga disajikan dengan bahan pelengkap lainnya, seperti sayuran, potongan daging atau bakso.

Kwetiau

source : pinterest.com
source : pinterest.com

Jenis mie asal Tionghoa yang satu ini cukup populer di Indonesia. Seperti halnya mie pho, kwetiau terbuat dari tepung beras. Kwetiau bisa disajikan dengan kuah atau digoreng, kamu tinggal pilih lebih suka yang mana. Mie yang memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, dipadukan dengan bumbu, semakin menambah kelezatan kwetiau ini. Kwetiau disajikan dengan telur, potongan daging, dan sayuran. Hmm, yummy.

Itulah beberapa olahan mie yang berasal dari beberapa daerah di penjuru dunia. Beberapa di antaranya sudah populer di Indonesia. Resepnya pun sudah dimodifikasi agar sesuai dengan kultur dan lidah orang Indonesia. Bagaimana tertarik untuk mencoba? Atau mungkin kamu termasuk dalam penikmat salah satu olahan mie di atas?

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional