Guys, Tahukah Kamu tentang Kelainan Mata yang Unik?

Ini lho Kelainan Mata yang Unik!

Kamu pasti menyadari bukan kalau warna mata setiap orang berbeda-beda. Warna mata yang dimiliki manusia bervariasi mulai dari coklat tua hingga biru muda. Orang Asia termassuk Indonesia umumnya memiliki warna coklat. Namun pernahkan kamu melihat seseorang dengan dua warna mata yang berbeda, misalnya mata kiri berwarna coklat sedangkan mata kanan berwarna biru? Pada beberapa orang, hal ini dapat terjadi dan dikenal dengan heterochromia iridis. Kejadian tersebut sama halnya dengan yang terjadi pada kucing dan anjing. Lalu apakah itu heterochromia iridis? Yuk, kepoin di bawah ini.

[Baca juga: Ternyata Dengkuran Kucing Bermanfaat Bagi Kesehatan Loh]

Apa Itu Heterochromia Iridis?

Heterochromia iridium sebagian | source : pinterest.com
Heterochromia iridium sebagian | source : pinterest.com

Heterochromia iridis adalah kondisi dimana iris pada mata memiliki warna yang berbeda. Heterochromia ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu pertama heterochromia sebagian dimana salah satu mata memilliki dua warna sakaligus, kedua heterochromia penuh berarti iris mata yang satu memiliki warna yang berbeda dengan iris mata yang lain, dan yang ketiga yaitu heterochromia pusat dimana perbedaan warna terjadi pada bagaian tengah yang mengelilingi pupil.

[Baca juga: Inilah Fakta Mengenai Operasi Plastik di Korea]

Mengapa Bisa Terjadi Heterochromia?

Heterochromia iridium terpusat | source : pinterest.com
Heterochromia iridium terpusat | source : pinterest.com

Pada manusia perkembangan warna mata dikontrol oleh 16 gen yang secara bersama-sama bekerja dalam proses yang rumit. Ada empat faktor yang menentukan warna mata, antara lain butir pigmen pada epitelium pigmen posterior, konsentarsi pigmen pada stromal melanosit iris, pigmen melanin alami pada melanosit iris, serta penyebaran dan penyerapan cahaya pada matriks ekstraseluler. Terjadinya heterochromia dapat disebabkan oleh faktor genetik,  kelebihan atau kekurangan melanin, serta penyakit atau terluka. Selain itu, sindrom bawaan seperti sindrom Waardenburg, sindrom Horner, sindrom Sturge-Werber, penyakit Recklinghausen, penyakit Bourneville, penyakit Hirschsprung, dan sindrom Block-Sulzberger juga dicirikan dengan heterochromia iridis.

Gen yang Mengatur Warna Mata Manusia

Heterochromia iridium penuh | source : pinterest.com
Heterochromia iridium penuh | source : pinterest.com

Dua gen yang berasosiasi dengan variasi warna mata adalah OCA2 dan HERC2 yang berlokasi pada kromosom 15 manusia. Polimorfisme pada regulasi sekuen OCA2 dapat berpengaruh pada ekspresi gen yang terkadang menyebabkan terjadinya pigmentasi. Gen HERC2 berfungsi untuk mengatur ekspresi gen OCA2. Mutasi spesifik yang terjadi pada gen HERC2 secara parsial bertanggung jawab pada warna mata biru. Jadi, dua gen utama yang berperan dalam perbedaan warna mata pada manusia adalah gen OCA2 dan HERC2.

Apakah Heterechromia Berbaya Bagi Kesehatan?

source : pinterest.com
source : pinterest.com

Sejauh ini heterochromia bisa dibilang tidak tergolong dalam penyakit berbahaya. Orang-orang dengan kelainan mata heterochromia ini juga tidak memiliki keluhan pada mata mereka. Terkecuali heterochromia yang disebabkan oleh penyakit seperti tumor yang harus mendapatkan penanganan medis.

[Baca juga: Sering Pakai High Heels? Ini Risikonya Bagi Kesehatan]

Nah, itulah beberapa hal mengenai heterochromia iridis, suatu kelainan mata yang bisa dibilang unik karena satu orang bisa memiliki dua warna yang berbeda. Ayo, warna mata kamu apa? Coklat, biru, kuning, hijau, amber, atau kamu termasuk heterochromia?

Referensi:
[1] Guha, M & D. Maity. 2014. Heterochromia Iridis – A Case Study. Explor Anim Med Res, Vol.4, Issue – 2, 2014, p. 240-245. ISSN 2277-470X (print), ISSN 2319-247X (online).

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional