Ini Dia Monster-monster Pokemon Langka yang Sulit Ditangkap

Inilah Monster-monster Pokemon Langka yang Sulit Ditangkap

Demam game Pokemon Go sepertinya semakin meluas di seluruh penjuru dunia. Untuk membuat game ini semakin menantang, Niantic Labs sebagai developer game ini pun sengaja menyebar monster-monsternya ke berbagai lokasi. Di Indonesia sendiri si setiap sudut tempat yang jadi PokeStop, Pokemon Gym ataupun di tempat-tempat umum bahkan di pinggir jalan, pastinya banyak ditemui para pokemon hunter alias pemburu pokemon. Apalagi kalo bukan untuk berburu monster-monster pokemon.

Walaupun banyak monster Pokemon yang mudah ditemui dan mudah ditangkap di sekitar kita, namun ternyata ada lho monster-monster yang jarang ditemui dan sulit ditangkap. Monster-monster tersebut bisa dibilang adalah jenis monster pokemon langka dan legendaris.

[Baca juga: Tiga Tim yang Bisa Kamu Pilih di Pokemon Go]

Nah buat kamu para Pokemon hunter, biar makin kenal apa aja monster-monster langka yang susah ditangkep, Kepo udah merangkum daftar monster Pokemon langka yang dikutip dari metro[dot]co[dot]uk. Kalo udah kenal, siapa tau abis ini kamu bisa ketemu di jalan, trus bisa kamu tangkep deh :D.

1. Kabutops

Kabutops via http://metro.co.uk/

Kabutops adalah Pokemon jenis shellfish yang merupakan evolusi final dari Kabuto. Kabutops juga memiliki kecepatan super dan sangat agresif saat dilawan. Kabutops sendiri diklaim merupakan salah satu monster yang paling sulit untuk ditangkap.

2. Aerodactyl

Aerodactyl via http://metro.co.uk/
Aerodactyl via http://metro.co.uk/

Aerodactyl merupakan Pokemon fosil yang secara teknis sudah punah layaknya dinosaurus sejak jutaan tahun lalu. Tidak seperti Kabutops yang berevolusi, Aerodactyl merupakan Pokemon yang tidak berevolusi dari jenis apapun. Namun pada 3DS game Pokémon X and Y monster yang satu ini bisa berubah menjadi Mega Aerodactyl. Pokemon ini memiliki fisik seperti dinosaurus burung Pterodactyl atau Pteranodo.

[Baca juga: Ini Beberapa Hal Tentang Pokemon Go yang Kamu Perlu Tahu]

3. Snorlax

Snorlax via http://metro.co.uk/
Snorlax via http://metro.co.uk/

Snorlax adalah jenis pokemon yang hobi tidur karena nama Snorlax sendiri berasal dari kata Snore yang artinya mengorok. Dan konon untuk menangkapnya kamu harus ‘membangunkan’ Snorlax dengan PokeFlute. Pokemon ini cukup populer karena bentuknya yang lucu dan menggemaskan.

4. Dragonair

Dragonair via http://metro.co.uk/
Dragonair via http://metro.co.uk/

Dragonair adalah Pokemon jenis naga berwarna biru yang merupakan evolusi dari Dratini. Saking langkanya, kamu kamu Pokemon hunter harus menangkap monster yang satu ini di wilayah lautan atau danau.

5. Dragonite

Dragonite via http://metro.co.uk/
Dragonite via http://metro.co.uk/

Monster naga lucu berwarna orange ini merupakan bentuk evolusi dari Dragonair. Seperti Dragonair yang bisa ditemui di wilayah lautan atau danau, monster yang cukup populer ini juga hanya bisa ditemui di alam liar. Jadi kalo kamu pengen dapetin Pokemon yang satu ini, mesti sering-sering maen ke alam 😀

6. Articuno

Articuno via http://metro.co.uk/
Articuno via http://metro.co.uk/

Tak hanya langka, bahkan Pokemon dengan bentuk burung berwarna biru ini bahkan belum ada yang menemukan dalam permainan Pokemon Go.  Articuno merupakan salah satu jenis burung legendaris Kanto.

7. Zapdos

Zapdos via http://metro.co.uk/
Zapdos via http://metro.co.uk/

Seperti Articuno, Zapdos ini juga merupakan bagian dari jenis burung legendaris Kanto. Seperti yang diketahui, setiap burung legendaris pada Pokemon memiliki kekuatan elemen yang sangat kuat. Oleh karena itu ga heran kalo burung-burung legendaris tersebut sulit untuk ditangkap.

via metro.co.uk

Berbagi dan Diskusi