Ini Nih Beberapa Fenomena Alam yang Bisa Membuat Kamu Takjub

Beberapa Fenomena Alam yang Bisa Membuat Takjub

Alam dengan segala isinya memang memiliki berbagai keunikan dengan banyak fenomena yang terjadi di dalamnya. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, kita pun dapat lebih mudah menyaksikan fenomena alam yang terjadi. Di antara banyak fenomena yang terjadi di alam, beberapa fenomena ini dapat kamu saksikan dan keindahannya luar biasa. Mau tahu fenomena apa saja dan bagaimana terjadinya? Simak di bawah ini ya.

Aurora

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Aurora merupakan pancaran cahaya di langit yang biasanya terjadi di daerah lintang tinggi. Aurora terjadi karena adanya pembelokan arah angin matahari oleh medan magnet bumi ke arah kutub dan terjadi tumbukan antara aliran partikel angin matahari dengan atom-atom di atmosfer bumi. Energi yang dilepaskan dari tumbukan ini menghasilkan cahaya warna-warni yang dapat kamu lihat. Karena jenis atom penyusun atmosfer bumi berbeda pada ketinggian tertentu, ketika berinterkasi dengan partikel angin matahari akan menyebabkan pendar cahaya yang berbeda pula. Aurora terdapat dua jenis yaitu Aurora Borealis yang terjadi di Kutub Utara dan Aurora Australis yang terjadi di Kutub Selatan. Kalau kamu ingin menyaksikan keindahan aurora ini kamu dapat berkunjung ke daerah-daerah yang berdekatan dengan kutub bumi, seperti Islandia, Alaska, Kanada di sebelah utara, sedangkan di daerah selatan kamu bisa ke daerah New Zealand dan Tasmania.

[Baca juga: Ini Lho Manfaat Berkegiatan di Alam Terbuka Bagi Anak-anak]

Pelangi

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Pasti banyak di antara kamu yang sudah pernah melihat pelangi bukan. Yup, lenkungan cahaya warna-warni yang biasanya muncul sehabis hujan. Pelangi sendiri terjadi ketika cahaya matahari dibiaskan oleh air hujan. Ketika cahaya melewati dua medium yang berbeda, cahaya akan mengalami pembiasan dan perubahan arah. Hal ini menyebabkan cahaya putih matahari menjadi spektrum warna. Spektrum warna ini antara lain merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu atau sering disingkat dengan “mejikuhibiniu”. Masing-masing warna ini bergerak dalam bentuk gelombang dan gelombang ini memiliki panjang gelombang yang berbeda. Warna yang memiliki panjang gelombang terpanjang adalah warna merah dan dibiaskan paling sedikit. Sedangkan warna dengan panjang gelombang terpendek yaitu warna ungu dan dibiaskan paling banyak.

Bintang Jatuh

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Ketika menikmati langit di malam hari yang bertabur bintang, terkadang kita menemukan yang namanya bintang jatuh. Namun, sebenarnya apa sih bintang jatuh itu? Kenapa bintang bisa jatuh? Bintang jatuh ternyata sebenarnya adalah benda langit yang disebut meteoroid. Meteoroid ini terkadang bergerak mendekati bumi dan tertarik oleh gaya gravitasi bumi. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya gesekan antara meteoroid dengan atmosfer bumi dan menghasilkan percikan api yang sering kita anggap sebagai bintang jatuh. Meteoroid yang terbakar ketika menabrak atmosfer bumi lazimnya disebut dengan meteor. Dalam beberapa kasus, meteor bisa mencapai permukaan bumi dan disebut dengan meteorit. Hayo, ada tiga istilah yang mirip-mirip nih, namun berbeda  pengertian, jangan sampai tertukar ya. Oh ya, meteor berbeda loh dengan komet. Meteor dikenal dengan bintang jatuh, sedangkan komet dikenal dengan bintang berekor. Komet kemunculannya lebih jarang dibandingkan dengan meteor.

Nah, fenomena alam mana yang pernah kamu saksikan nih? Pasti lebih indah bukan jika bisa menyaksikannya secara langsung, apalagi dengan orang terkasih (lho?). Fenomena-fenomena alam yang terjadi bisa membuat kita lebih bersyukur dengan keagungan Tuhan dan bisa menjadi bahan introspeksi diri bahwa kita sangat kecil dan tidak pantas untuk menonjolkan sikap arogan.

 

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional