Selain Seks Bebas, Inilah Penyimpangan Seksual pada Remaja

Penyimpangan Seksual pada Remaja yang Harus Dihindari

Faktor kematangan biologis yang dialami oleh remaja pada masa perkembangannya, dimana organ reproduksi yang dimilki sudah berfungsi layaknya orang dewasa. Menyebabkan remaja mudah terpengaruh oleh stimulasi yang merangsang gairah seksualnya. Jika remaja tidak bisa mengendalikannya dengan baik, maka hal ini akan berdampak pada perilaku negatif yang dilakukan oleh remaja, salah satunya adalah seks di luar nikah atau dikenal sengan seks bebas.

Seks bebas hanyalah satu contoh perilaku penyimpangan seksual pada remaja. Karena untuk memenuhi hasrat seksualnya, seorang remaja bahkan bisa melakukan penyimpangan seksual lain yang justru berdampak negatif pada orientasi seksualnya. Selain seks bebas, inilah penyimpangan seksual yang mungkin dialami oleh remaja jika tidak bisa mengendalikan dorongan seksualnya.

source : pixabay.com | CC0
Source : pixabay.com | CC0

Masturbasi atau Onani

Hasrat seksual yang tidak tersalurkan, akan mendorong remaja untuk mencari cara-cara lain sebagai bentuk pemenuhan hasrat seksnya. Salah satunya adalah dengan melakukan masturbasi pada remaja perempuan atau onani pada remaja laki-laki. Masturbasi atau onani adalah penyimpangan seksual yang dilakukan oleh remaja dengan menyalurkan hasrat seksnya melalui tangan atau barang-barang pengganti lainnya, demi mencapai kepuasan seksual.

Fethisisme

Fethisisme adalah penyimpangan seksual yang pada umumnya dilakukan oleh remaja laki-laki, mereka akan merasa puas dan senang dengan memakai benda-benda yang wajarnya digunakan oleh perempuan. Benda-benda perempuan yang dimaksud adalah seperti BH, celana dalam perempuan, atau bahkan pakaian dan gaun yang wajarnya dikenakan oleh perempuan.

[Baca juga : Pentingnya Peran Orang Tua untuk Mencegah Penyimpangan Perilaku Anak]

Exhibisionisme

Exhibisionisme adalah penyimpangan seksual yang dilakukan dengan memperlihatkan atau memamerkan bagian kelaminnya kepada lawan jenis. Remaja yang melakukan ini akan merasa senang dan puas jika lawan jenisnya melihat bagian kelaminnya.

Veyeurisme

Veyeurisme adalah penyimpangan seksual yang dilakukan dengan merasa puas ketika mengintip lawan jenisnya. Remaja yang mengalami penyimpangan ini akan kerap mengintip lawan jenis yang sedang mandi, sedang tidur, atau sedang duduk yang terlihat bagian tubuhnya.

Homoseksual

Homoseksual adalah penyimpangan seksual yang dilakukan dengan cara melakukan hubungan badan dengan sesama jenis. Pada laki-laki yang berhubungan dengan sesama laki-laki penyimpangan ini disebut homoseksual, sementara pada perempuan yang berhubungan dengan sesama perempuan disebut dengan lesbianisme.

Penyimpangan-penyimpangan seksual pada remaja ini bisa dialami oleh remaja manapun yang tidak memiliki pengendalian yang baik pada hasrat seksualnya. Peran orang tua untuk melakukan pendampingan pada masa perkembangan remaja sangat dibutuhkan, agar remaja belajar tentang seksual tidak dari informasi yang salah. Orang tua seharusnya Tak Perlu Menganggap Tabu Bicara Seksualitas dengan Anak.

Berbagi dan Diskusi

Written by Yudi Setyadi

Penyuka kopi dan gunung