Tahukah Kamu? Ada lho Beberapa Makanan Kaya Nutrisi, Namun Kurang Digemari

Inilah Beberapa Makanan Kaya Nutrisi dan Manfaat namun Kurang Digemari

Banyak nutrisi yang kita dapat dari mengkonsumsi makanan, karena memang bisa dibilang makanan merupakan pemasok utama nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal itu diperlukan akibat dari adanya beberapa nutrisi penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapatkan salah satunya lewat makanan, karena jika tidak, bukan tidak mungkin tubuh kita akan terasa lemas.

Banyak sumber nutrisi baik nabati maupun hewani. Namun, terkadang kita suka memilih-milih makanan. Mungkin karena rasanya yang tidak enak, baunya yang tidak sedap, atau karena sebab lain. Berikut di bawah ini makanan yang kurang digemari banyak orang, namun memilikik kandungan nutrisi yang tinggi.

[Baca juga: Keren! Seniman Ini Bisa Sulap Kayu Menjadi Makanan]

Pare

Tanaman yang satu ini kurang digemari karena rasanya yang pahit. Namun, dibalik rasanya yang tidak begitu enak tersebut, terdapat segudang manfaat bagi tubuh lho. Pare kaya akan mineral nabati, kalsium, fosfor, serta karotenoid. Selain itu, pare mangandung alfa-momorchorin, beta-momorchorin, dan momordica antiviral protein 30 atau MAP30 yang bermanfaat sebagai antiHIV/AIDS (Zheng et al, 1999; Grover dan Yadav, 2004). Secara tradisional, di Indonesia pare digunakan sebagai peluruh dahak, obat penurun panas, dan penambah nafsu makan. Selain itu, daunnya juga bisa dimanfaatkan sebagai peluruh haid, obat luka bakar, obat untuk penyakit kulit serta obat cacing (Pramono et al, 1988).

source : sidomi.com
Source : sidomi.com

Namun, meskipun dengan manfaatnya yang segudang, konsumsi pare secara berlebihan dan berkepanjangan baik dalam bentuk sayur, lalapan, atau jus dapat berpotensi mematikan sperma, memicu impoten, dan merusak hormon pria (Basch et al, 2003; Lord et al, 2003). Hal tersebut dikarenakan kandungan triterpenoid pada biji pare yang mempunyai aktivitas antispermatozoa dan dapat menyebabkan infertilitas pada pria. Jadi, untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi pare secara wajar saja.

Petai dan Jengkol

source : en.wikipedia.org
source : en.wikipedia.org

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata petai atau jengkol? Yup, pasti bau. Karena bau ini lah yang menyebabkan petai dan jengkol kurang digemari. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan petai dan jengkol memiliki bau yang tidak sedap? Bau pada petai dan jengkol disebabkan oleh kandungan asam amino yang tinggi pada kedua makanan ini. Asam amino pada petai maupun jengkol mengandung unsur sulfur atau belerang yang ketika terdegradasi akan menghasilkan H2S atau hidrogen sulfida yang dikenal sangat bau. Namun, tahukah kamu, ternyata kandungan gizi pada petai dan jengkol tergolong tinggi lho.

source : en.wikipedia.org
Source : en.wikipedia.org

Kandungan nutrisi pada petai antara lain protein, karbohidrat, fosfor, vitamin A, vitamin C, serat, zat besi, kalium, sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Sedangkan jengkol mengandung protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, tanin, dan saponin. Bahkan kandungan protein pada jengkol lebih tinggi daripada kandungan protein pada tempe lho. Selain itu, kandungan tryptopan pada petai dapat meningkatkan mood dan membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Namun, meskipun petai dan jengkol kaya akan nutrisi, tetap saja jika dikonsumsi secara berlebih akan menimbulkan efek yang tidak baik juga. Kandungan protein yang tinggi pada petai dan kandungan asam jengkolat pada jengkol dapat mengganggu kerja ginjal.

Daun Singkong dan Daun Pepaya

source : liveliving.org
Source : liveliving.org

Kedua daun ini mempunyai kandungan nutrisi dan manfaat yang berlimpah lho. Sayangnya tidak banyak orang yang menyukai daun singkong dan pepaya ini. Kandungan dalam daun singkong antara lain vitamin A dan B, karbohidrat, asam amino esensial, serta protein. Sedangkan daun pepaya mengandung vitamin A, B, C, D, dan E, serta kalsium.

source : id.wikipedia.org
source : id.wikipedia.org

Manfaat dari mengkonsumsi daun singkong yaitu membantu metabolisme tubuh, sumber energi, sumber antioksidan, pembentukan dan regenerasi sel tubuh. Sementara manfaat daun pepaya adalah memperkuat sekresi empedu, obat mulas, sariawan, ber-beri, asma, jerawat, obat cacing, serta penambah nafsu makan. Selain itu, daun pepaya juga memiliki fungsi sebagai antikanker, meningkatkan imunitas tubuh, menghambat pertumbuhan bakteri, serta dapat meningkatkan trombosit.

Nah, itulah beberapa makanan yang kurang digemari masyarakat namun sesungguhnya memiliki nutrisi dan manfaat yang berlimpah. Berminat untuk mencoba? Namun, manfaat yang didapat juga tergantung dari cara memasak dan porsi yang dikonsumsi. Jangan sampai karena kaya akan manfaat, kamu mengkonsumsi secara berlebihan, yang ada nanti malah timbul masalah kesehatan.

Sumber Rujukan:
[1] Basch. E., Gabardi S & Ulbricht C. 2003. Bitter melon (Momordica charantia): a review of efficacy andsafety. Am J Health Syst Pharm. 60(4): 356-9.
[2] Grover JK, Yadav SP. 2004. Pharmacological actions and potential uses of Momordica charantia: a review. J Ethnopharmacol., 93(1):123-32.
[3] Lord MJ., Jolliffe NA., Marsden CJ., Pateman CS., Smith DC., Spooner RA., Watson PD & Roberts LM. 2003. Ricin. Mechanisms of cytotoxicity. Toxicol Rev., 22(1):53-64.
[4] Pramono. S., Ngatijan, Sudarsono, S. Budiono & Pujoarianto A. 1988. Obat Tradisional Indonesia I. Pusat Penelitian Obat Tradisional UGM. Yogyakarta, h. 18.
[5] Sudjatinah., C. H. Wibowo & P. Widyaningrum. 2005. Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Pepaya terhadap Tampilan Produksi Ayam Broiler. J.Indon.Trop.Anim.Agric. 30(4)
[6] Zheng YT, Ben KL & Jin SW. 1999. Alpha-momorcharin inhibits HIV-1 replication in acutely but not chronically infected T-lymphocytes., Zhongguo Yao Li Xue Bao, 20(3):239-43.

 

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional