Kalau Enggak Sampai Nikah, Ngapain Pacaran?

Pacaran Harusnya Jadi Awal Menuju Jenjang Pernikahan

Pacaran ataupun menjalin hubungan dengan lawan jenis sebelum menikah oleh sebagian orang dianggap sebagai hal yang perlu dilakukan. Alasan yang biasanya dikemukana adalah agar bisa mengenal pasangannya lebih jauh sebelum memutuskan untuk menikah.  Namun ada pula yang menganggap bahwa pacaran tidak perlu dilakukan, karena dianggap bisa mengarahkan sepasang kekasih pada perbuatan maksiat atau melakukan hal yang hanya boleh dilakukan setelah menikah.

Terlepas dari pendapat setuju atau tidaknya pacaran sebelum menikah, kalau kamu memutuskan untuk pacaran tentu kamu harus paham juga dengan risikonya. Dan yang terpenting kamu harus bisa selalu menjaga tujuan awal pacaran, yakni untuk bisa mengenal pasangan lebih jauh sebelum memutuskan untuk menikah.

Jika saat ini kamu sudah memiliki pacar, beberapa hal berikut bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menjaga tujuan utama dalam menjalani hubungan dengan pasangan. Karena kalau enggak sampai nikah, ngapain pacaran?

[Baca juga: Pilih Sahabatan atau Pacaran?]

Pacaran Sama Artinya dengan Kamu Sudah Memilih Seseorang Menjadi Pasangan dalam Hidupmu

Source : pixabay.com
Source : pixabay.com

Pertimbangan untuk memilih seseorang menjadi pasangan bukan hanya dilakukan oleh mereka yang hendak menikah. Sebelum memutuskan berpacaran, kamu pastinya juga sudah memprtimbangkan banyak hal, karena tidak mungkin memilih sembarang orang untuk menjadi pacarmu, bukan? Jadi sebenarnya dengan memilih pacar, secara tidaklangsung kamu sudah memilih seseorang untuk menjadi pasangan dalam hidupmu.

Keputusan untuk memilih seseorang menjadi pacar seperti inilah yang membuat kamu harus bisa mempertanggungjawabkan keputusanmu. Salah satu bentuk pertanggungjawabannya adalah dengan selalu berusaha menjaga jalinan hubungan antara kamu dan pasanganmu.

Walaupun seperti orang menikah yang bisa bercerai, putus dengan pacar juga menjadi hal yang mungkin terjadi. Tapi yang terpenting adalah kamu harus selalu menjaga hubungan yang kamu jalani, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas keputusanmu untuk memilih seseorang menjadi pasangan dalam hidup. Jadi jangan menganggap enteng hubungan pacaran ya.

[Baca juga: Kalau Kamu punya Pacar yang Begini, sebaiknya kamu Putusin kalau Tidak Mau Berubah]

Jika Putus dengan Pacar, Kamu Bakal Menyandang Status ‘Mantan’ Seumur Hidupmu

Source : detikcinta.com
Source : detikcinta.com

Salah satu risiko yang harus kamu tahu dari pacaran, adalah bakal menyandang status sebagai mantan seumur hidupmu jika putus dengan pacar. Status mantan tentunya akan menjadi momok tersendiri dalam hidupmu, apa lagi kalau sudah menikah dengan orang lain dan kamu harus bertemu kembali dengan mantanmu.

Jangan menganggap memiliki mantan adalah hal yang sepele dan biasa, karena mantanmu atau cerita tentang hubungan yang kamu jalani sewaktu pacaran dengan dia bisa menjadi penyebab masalah yang mungkin muncul pada kemudian hari. Hal yang umum terjadi adalah suami atau istri akan merasa cemburu jika pasangannya menjalin komunikasi atau terlihat dekat dengan mantan pacarnya.

[Baca juga: Inilah 5 Alasan Kenapa Perlu Meminta Maaf ke Mantan]

Meski Hanya Sebatas Pacaran, Banyak Hal dari Hidupmu yang Sudah Diketahui Oleh Pasanganmu

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Berpacaran dengan seseorang tentunya akan membuat kamu bisa mengenal lebih dekat pasanganmu. Begitu juga sebaliknya, pacarmu akan tahu banyak hal tentang pribadimu dan mungkin juga tentang rahasia yang kamu miliki.

Bayangkan kalau kamu sampai putus dengan pacarmu dan dia sudah tahu tentang segala hal yang berhubungan dengan pribadimu. Hal seperti ini akan selalu menjadi bayang-bayang dalam hidupmu, karena takut mantanmu akan membuka atau menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan pribadimu pada orang lain.

Memiliki Pacar Membuat Kamu Kehilangan Kesempatan Untuk Menjalin Hubungan dengan Orang Lain

huffingtonpost.fr
huffingtonpost.fr

Ketika sudah memutuskan untuk berpacaran dengan seseorang, orang lain yang memiliki perasaan suka padamu tentu akan merasa patah hati dan mengurungkan niatnya untuk mendekatimu. Dan kamu juga telah kehilangan kesempatan untuk bisa menjalin hubungan dengan orang lain, yang mungkin saja dia sebenarnya adalah orang yang lebih baik dari pacarmu.

Hal seperti ini harus bisa menjadi pertimbanganmu sebelum memutuskan untuk pacaran dengan seseorang. Kamu harus memilih orang yang tepat untuk menjadi pacarmu, agar tidak menyesal karena telah menutup kesempatan untuk bisa menjalin hubungan dengan orang lain.

Sekali membuat keputusan untuk berpacaran dengan seseorang, maka kamu sendirilah yang harus bertanggungjawab dengan keputusan dan pilihan yang kamu buat. Jangan menganggap kalau pacaran adalah hal yang sepele, karena kamu harus paham dengan risikonya.

Berbagi dan Diskusi

Written by Yudi Setyadi

Penyuka kopi dan gunung