Yakin Masih Nggak Mau Sayang Sama Ibu?

Sayangi Ibumu, Nak!

Kita bisa terlahir, tumbuh, dan berkembang hingga saat ini berkat adanya seorang ibu. Tanpa seorang ibu, mungkin kita tidak akan pernah ada di dunia ini. Terbayang tidak susahnya ibu kita mengurus kita hingga detik ini? Bahkan tidak jarang ibu kita mempertaruhkan apapun termasuk nyawa demi kita. Terkadang juga menyampingakan kepentingan dan keinginan pribadinya demi memenuhi kebutuhan dan keinginan kita.

Seiring bertambahnya usia kita, pasti ada saat-saat dimana kita terlibat konflik dengan ibu kita dan terbersit rasa kesal bahkan mungkin ada yang sampai merasa benci dengan ibu kita. Padahal tidak mungkin kan ibu kita marah kalau kita juga tidak melakukan kesalahan atau mengecewakan ibu kita? Saat kamu merasa kesal kepada ibu, ingatlah perjuangan yang beliau lewati demi kita.

[Baca juga: Kalau Kamu Ngaku Berbakti pada Orang Tua, Sudahkah Melakukan Lima Hal Ini?]

Masa Kehamilan Ibu yang Tidak Mudah

source : pixabay.com | CC0
source : pixabay.com | CC0

Selama sembilan bulan ibu mengandung kita bukan merupakan waktu yang singkat dan mudah untuk dilewati. Pada masa awal kehamilan ibu akan mengalami morning sickness dimana ibu kita akan mengalami mual dan muntah sepanjang hari dan akan berhenti biasanya setelah memasuki usia kehamilan 12 minggu. Semakin bertambahnya ukuran dan berat bayi dalam rahim ibu, terjadi beberapa perubahan juga pada tubuh ibu. Janin yang semakin besar akan menekan beberapa organ perut ibu dan juga tulang belakang, sering kali wanita yang sedang hamil sukar untuk menahan buang air kecil, hal tersebut disebabkan kantung kemih yang tertekan olah janin. Ibu hamil sering kali mengalami varises karena terjadinya perubahan pada sistem paredaran darah. Salain itu, ibu hamil juga sering mengalami nyeri sendi dan kesemutan.

Proses Persalinan yang Penuh Perjuangan

source : pixabay.com | CC0
Source : pixabay.com | CC0

Melahirkan merupakan waktu yang paling dinantikan setelah sembilan bulan mengandung sekaligus waktu yang sangat mendebarkan. Pada saat proses persalinan ini ibu akan mengalami beberapa tahap dari kontarksi, pembukaan, hingga proses pengeluaran bayi.

Tentunya proses ini akan menguras energi sang ibu. Belum lagi rasa sakit yang dirasakan saat proses persalinan. Mungkin rasa sakit yang dirasakan akan berbeda antara satu ibu dengan ibu yag lainnya tergantung dari kondisi ibu dan bayinya, namun tetap saja proses melahirkan ini memerlukan perjuangan yang cukup.

Ibu Menyusui Enam Bulan sampai Dua Tahun

source : pixabay.com | CC0
Source : pixabay.com | CC0

Setelah melahirkan kita, hal yang selanjutnya dilakukan seorang ibu adalah menyusui kita. Rata-rata ibu akan memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif selama enam bulan, namun ada juga yang melanjutkan hingga umur dua tahun atau lebih. Selain harus mengurus kita yang masih kecil dan masih sangat membutuhkan perhatian, ibu juga pasti akan repot mengurus urusan rumah tangga. Memang kita tidak akan mengetahuinya, namun inilah saatnya kita coba flashback, betapa luar biasanya yang ibu kita lakukan untuk kebaikan kita.

Bagaimana masih mau kesal atau benci sama ibu kamu? Perjuangannya untuk merawat kita sangat luar biasa lho. Jadi, sayangilah beliau, jangan ada kesal-kesalan apalagi benci. Jangan sampai nantinya malah menyesal karena telah menyia-nyiakan waktu untuk tidak menyayangi ibu kita.

 

Berbagi dan Diskusi

Pemimpi Profesional