Tak Memiliki Jari, Anak 7 Tahun Ini Justru Berhasil Meraih Juara 1 Lomba Menulis

Keterbatasan Tidak Selalu Membatasimu

Anaya Ellick (7) via Metro.co.uk/Greenbrier Christian Academy
Anaya Ellick (7) via Metro.co.uk/Greenbrier Christian Academy

Menulis selalu identik dengan menggunakan jari tangan, apalagi untuk menulis tulisan tangan atau handwriting. Karena untuk menulis tulisan tangan memang memerlukan koordinasi jari yang baik untuk membentuk tulisan yang bagus. Namun seorang anak berusia 7 tahun berikut ini membuktikan bahwa menulis tulisan tangan tak harus tergantung pada jari-jari.

Gadis kecil bernama Anaya Ellick, beberapa waktu yang lalu telah menjadi juara pertama dalam ajang perlombaan menulis tingkat Nasional di AS. Mungkin terdengar biasa, tapi rupanya Anaya ini bukanlah seorang gadis yang sempurna gaes. Anaya lahir tanpa tangan yang normal, tangannya pun tidak memiliki jari-jari.

Meski tak punya tangan yang normal seperti orang pada umumnya, Anaya tidak mau memakai prosthetics atau alat bantu tangan. Dengan kondisi yang kurang sempurna tersebut ia tetap bersemangat untuk belajar seperti anak-anak seusianya. Khususnya dalam dunia kepenulisan, ia bahkan sering kali mengikuti lomba kepenulisan.

Padahal, peserta lomba menulis yang bersaing dengan Anaya adalah anak-anak dengan tangan normal yang mampu menulis dengan baik. Sedangkan Anaya sendiri saat menulis harus sedikit bersusah payah memegang pensil dengan kedua lengannya.Walau begitu ia selalu berusaha memberikan tulisan tangan terbaik dan rapi miliknya.

Tulisan tangan Anaya via Metro.co.uk/ Greenbrier Christian Academy

Jadi ga heran kalo semangat dan usaha keras yang dilakukan gadis yang saat ini belajar di Greenbrier Christian Academy di Virginia ini membuahkan hasil yang manis. Ia pun menjadi juara pertama di lomba menulis tingkat nasional di AS.

Menurut sang ibu Bianca Middleton, selain mampu menulis dengan indah, Anaya juga adalah anak yang mandiri. “Dia selalu mengerjakan semuanya sendiri. Dia mengikat sepatunya sendiri. Dia berpakaian sendiri dan dia benar-benar tidak memerlukan bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Saya sangat bangga telah memilikinya.” ungkap Bianca.

Cukup menginspirasi ya gaes cerita dek Anaya ini. Dengan keterbatasan fisiknya ia tak lantas menyerah pasrah dan diam saja, tapi tetap belajar dan berusaha. Semoga kita yang memiliki fisik yang lebih sempurna tapi kadang masih mengeluh dan males berusaha jadi bisa terinspirasi untuk bisa terus berkarya ya 😀

via Metro.co.uk

Berbagi dan Diskusi