Perlu Kamu Tahu, Inilah Hewan-hewan yang Bisa Meramal Cuaca

Hewan Secara Naluriah dapat mengerti perubahan alam

Di dunia ini ga cuma mbak-mbak pembawa acara cuaca aja yang bisa meramal cuaca. Ternyata ada beberapa hewan di sekitar kita yang memiliki kelebihan untuk memprediksi cuaca lho gaes. Kalo manusia meramal cuacanya dibantu dengan alat seperti satelit, maka hewan-hewan  bisa meramal cuaca dengan insting mereka yang memang peka terhadap perubahan cuaca.

Dengan mengamati perilaku hewan-hewan tersebut, setidaknya bisa membantu kita untuk menghadapi cuaca akhir-akhir ini yang sering tiba-tiba berubah *seperti sikapnya dia :(.

Nah biar kamu siap menghadapi perubahan cuaca, berikut ini beberapa hewan ‘peramal’ cuaca di sekitar kita yang bisa kamu amati gerak geriknya.

Burung

Burung via pixabay
Burung via pixabay

Hewan pertama yang mudah diamati di sekitar kita adalah burung. Jika kamu melihat burung terbang bebas tinggi di langit, kemungkinan cuacanya akan bagus. Kebalikannya, kalo burung-burung terbang rendah itu artinya akanada cuaca buruk. Hal tersebut dikarenakan tekanan udara yang menurun disebabkan badai atau hujan yang akan turun menyebabkan ketidaknyamanan di telinga burung. Mereka pun akan segera mencari tempat berlindung di pepohonan.

Lebah

Lebah via pixabay
Lebah via pixabay

Serangga penghasil madu ini juga bisa dibilang salah satu peramal cuaca. Kalo disekitar tempat tinggalmu sering dijumpai lebah, bisa tuh kamu amati gaes. Lebah kan ga bisa jauh dari bunga tuh, nah saat si lebah tiba-tiba menghilang dari bunga, bisa diprediksi kalo cuaca buruk bakal datang.

Sapi

Sapi via pixabay
Sapi via pixabay

Di sekitar tempat tinggalmu ada yang memelihara sapi? Bisa juga tuh diamati gaes, karena hewan penghasil susu ini juga peka pada perubahan cuaca. Pada umumnya mereka akan berbaring sebelum terjadi hujan badai. Mereka juga cenderung saling mendekati sesama apabila terjadi cuaca buruk.

Katak

Katak via pixabay
Katak via pixabay

Hewan yang memang diidentikkan dengan datangnya hujan ini akan mengeluarkan suaranya yang parau dengan nada yang lebih panjang dan lebih nyaring dari biasanya ketika cuaca buruk akan datang. Suara keras itu ditujukkan katak sebagai pertanda karena spesies jenis ini tidak bisa bernafas dalam udara lembab, jadi mereka harus mengeluarkan bunyi dengan keras melalui leher. Jadi kalo kamu dengerin katak ‘bernyanyi’ dengan lantang, siap-siap angkatin jemuran dan bawa jas hujan atau payung saat bepergian ya 🙂

Semut

Semut via pixabay
Semut via pixabay

Di saat akan datangnya cuaca buruk, tanda-tanda yang diberikan oleh hewan yang banyak hidup di sekitar kita ini adalah mereka tidak akan keluar dari sarangnya di dalam tanah. Selain itu, jika cuaca buruk akan datang hewan berkoloni ini akan membangun gundukan lebih tinggi dan kokoh untuk perlindungan ekstra dan juga untuk menutup lubang gundukan. Jadi kamu bisa mengamati jika ada gundukan tinggi yang dibangun oleh semut-semut di halaman rumah, kemungkinan cuaca buruk akan datang, tapi sebaliknya kalo semut-semut tersebut keluar dari sarangnya dan berbaris ke sana ke mari untuk mencari makan, dipastikan cuaca akan baik-baik saja.

Berbagi dan Diskusi