Kalau Kamu Ngaku Berbakti pada Orang Tua, Sudahkah Melakukan Lima Hal Ini?

Berbakti Harus Ada Bukti!

Kita acap melihat status yang dibuat oleh teman di sosial media yang menunjukkan sikap atau perilaku baik yang mereka lakukan. Dari beragam status, sering kali ada ungkapan-ungkapan seseorang yang menunjukan rasa kasih sayang dan baktinya kepada orang tua.   Namun sebaliknya, di lain sisi hal serupa juga sering kita lihat, yaitu sebuah judul dan link tulisan, atau foto yang menunjukan keprihatinan orang tua. Dengan sukarela seseorang akan membagikannya dan sering menambahkan ungkapan-ungkapannya sendiri.

Meskipun yang diungkapkan di sosial media banyak yang tidak sesuai dengan kenyataannya, sehingga perlakuan seperti itu jusru hanya memperlihatkan kasih sayang dan bakti palsu.

Kalau kamu sering ngaku berbakti pada orang tuamu, lima hal di bawah ini bisa kamu tanyakan pada dirimu sendiri. Sudahkah kamu melakukan lima hal ini untuk orang tuamu?.

Seberapa Sering Kamu Memberikan Hadiah untuk Orang Tuamu?

Sources: pixabay.com | CC0
Sources: pixabay.com | CC0

Meskipun sering memberikan hadiah untuk pacar atau pasangan, namun ternyata masih banyak orang yang kadang justru lupa untuk memberikan hadiah kepada orangtuanya sendiri. Rela melakukan banyak hal, bahkan rela berkorban demi bisa menyenangkan pasangan. Tapi merasa kurang rela atau tidak rela ketika sekadar memberikan hadiah untuk orang tua.

Padahal, memberikan hadiah kepada orang tua tidak harus dengan barang atau sesuatu yang mahal. Hadiah dalam bentuk sederhana pun tetap akan bisa menyenangkan hati orang tua. Orang tuamu mungkin tidak pernah mengharapkan diberi hadiah oleh anaknya. Tapi bisa menyenangkan hati orang tua, menjadi salah satu wujud baktimu kepada mereka.

Bagaimana Sikap Ramah dan Sopan Santunmu Saat Berbicara kepada Orang Tua?

Sources: pixabay.com | CC0
Sources: pixabay.com | CC0

Sikap ramah dan sopan santun anak kepada orang tuanya, saat ini bisa dibilang sudah menjadi pemandangan yang langka. Tak jarang kita temui bahkan seorang anak berbicara dengan nada yang keras, hingga membentak orang tuanya dengan kata-kata kasar.

Sudah seharusnya sebagai seorang anak bersikap ramah dan menjaga sopan santun saat berbicara dengan orang tua. Sopan santun menjadi wujud sikap hormat anak kepada orang tuanya. Seorang anak harus bisa meninggikan derajat orang tuanya sendiri.

Apakah Kamu Selalu Bersikap Sabar dan Menahan Amarah Ketika Dinasihati Orang Tuamu?

Sources: pixabay.com | CC0
Sources: pixabay.com | CC0

Pada saat tertentu, orang tua kadang akan cerewet ketika anaknya melakukan tindakan atau perilaku yang dianggap kurang baik. Terkait dengan pergaulan anak misalnya, nasihat dari orang tua biasanya akan disampaikan dengan teguran langsung.

Namun, banyak anak yang menganggap teguran dari orang tuanya sebagai sikap rewel dan justru menanggapinya dengan tidak semestinya. Seorang anak seharusnya bisa bersikap sabar dan menahan amarah ketika diberi nasihat atau mendapat teguran dari orang tua.

Introspeksi diri dan berpikir dengan jernih akan kesalahan yang telah dilakukan, bisa menjadikan sikap diri yang lebih sabar dan mampu menahan amarah. Jangan pernah sekalipun marah dan bersikap kurang ajar pada orang tuamu sendiri, karena hal seperti itu akan menyakiti hati mereka.

Seberapa Sering Kamu Membantu Pekerjaan Orang Tua?

Sources: pixabay.com | CC0
Sources: pixabay.com | CC0

Seorang anak sering kali lupa dengan perjuangan orang tua ketika merawat anaknya saat kecil. Bahkan hingga dewasa sekalipun, kadang seorang anak tidak menyadari bahwa orang tua masih melakukan banyak pekerjaan yang sebagian tetap dilakukan untuk anaknya.

Sebagai wujud bakti pada orang tua, anak harus bisa ringan tangan untuk membantu pekerjaan orang tua, tanpa harus menunggu diminta atau disuruh untuk membantu. Seorang anak yang mau dan memiliki inisiatif membantu pekerjaan orang tuanya, akan membuat hati orang tua senang dan merasa bangga memiliki anak seperti itu.

Apakah Kamu Sudah Memikirkan Masa Tua yang akan Dijalani Orang Tuamu?

Sources: pixabay.com | CC0
Sources: pixabay.com | CC0

Sejak kecil, ayah dan ibu sudah memikirkan tentang masa depan anaknya. Orang tua ingin melihat anaknya menjadi orang yang memiliki masa depan cerah. Mereka senantiasa membimbing dan memberikan nasihat-nasihat agar anaknya menjadi pribadi yang baik. Memikirkan tentang pendidikan anaknya, hingga menuruti kemauan anak yang harus membuat mereka bekerja keras untuk mememenuhinya.

Orang tua mempunyai peran yang besar dalam mewujudkan cita-cita anaknya. Tapi sebagai seorang anak, apakah kamu sudah memikirkan tentang masa tua ibu dan ayahmu? Pikirkan dan rencanakanlah masa tua mereka dari sekarang. Jangan sampai panti jompo justru menjadi tempat menghabiskan masa tua para orangtua yang ditelantarkan oleh anak-anaknya.

Kasih sayang orang tua kepada anaknya tidak akan bisa dinilai atau dihargai dengan suatu apa pun. Lakukanlah lima hal di atas pada orang tuamu, dan buktikanlah rasa sayang dan baktimu kepada mereka. Jangan hanya bisa update status sayang pada orang tua di dunia maya, tanpa pernah melakukannya di dunia nyata.

Berbagi dan Diskusi

Written by Yudi Setyadi

Penyuka kopi dan gunung