Jangan Ngaku Anak Gaul, Kalau Belum Tahu Istilah-istilah Ini

Kamu sering roaming kalau lagi BBM-an atau chatting sama teman lewat sosial media?. Roamingnya kamu karena kebetulan nggak mudeng dengan istilah-istilah gaul yang digunakan oleh temanmu.

Tapi kalau mau nanya sama temanmu tentang arti istilah yang digunakan oleh dia, kamu lebih sering gengsi dan memilih untuk tetap bertahan dalam kebingungan. Soalnya ketika kamu minta penjelasan tentang istilah tersebut, kamu malah akan dibilang kuper alias kurang pergaulan.

Nah, daripada kamu dibilang kuper sama temanmu karena nggak mudeng dengan istilah gaul yang dia gunakan. Berikut ini Kepo.id kasih penjelasan tentang istilah-istilah gaul yang saat ini populer digunakan di media sosial.

Sudah tahu apa yang dimaksud ‘Kemal’?

arti kepo

Kemal merupakan akronim dari ‘Kepo Maksimal’. Istilah kemal digunakan untuk menyebut orang yang kepo dengan tingkatan yang maksimal. Kepo sendiri merupakan kebiasaan dari seseorang yang menunjukan perasaan ingin tahu akan sesuatu hal, atau ingin tahu urusan orang lain yang dilakukan secara berlebihan.

Jadi kebayang kan, gimana rasanya kalau kamu ketemu sama teman yang kemal alias kepo maksimal. Orang yang kepo saja kadang nyebelin banget karena ingin serba tahu urusan orang lain. Apa lagi kalau sampai kepo maksimal, ampun deh.

Sudah pernah diajak temanmu untuk ‘Japri’?

sumber : pixabay.com
sumber : pixabay.com

Ketika lagi chatting bareng di grup bersama teman-temanmu, atau sedang komentar bareng di status teman, sering kali ada temanmu yang bilang “japri”. Japri merupakan akronim dari ‘jalur pribadi’, yang dimaksud dengan chatting secara pribadi atau chatting berdua saja.

Japri dimaksudkan agar obrolanmu dengan temanmu yang merupakan hal pribadi tidak diketahui oleh orang lain. Japri juga dilakukan kalau kamu dan temanmu sedang bahas hal tertentu yang dianggap penting dan butuh diobrolkan berdua. Tapi jangan sering-sering pengumuman kalau mau japri ya, nanti malah kamu dikira senang ngegosip.

Apa sih maksudnya ‘Demus dan Nofi’?

sumber : pixabay.com
sumber : pixabay.com

Saat kamu nanya ke temanmu “lagi ngapain?”, kadang dia jawab “lagi demus nih” atau “lagi nofi nih”. Demus dan nofi apaan sih?. Demus itu akronim dari ‘dengerin musik’, sementara kalau nofi merupakan akronim dari ‘nonton film’.

Jadi sudah tahu kan apa maksudnya demus dan nofi?. Jangan bingung lagi ya kalau ada temanmu yang bilang ke kamu kalau dia lagi demus atau lagi nofi.

Kamu pernah dibilang ‘Ababil’ sama temanmu?

sumber : pixabay.com
sumber : pixabay.com

“Dasar Ababil”, kalimat ini kadang jadi celetukan dari temanmu yang ditujukan pada temanmu yang lain atau bahkan ditujukan ke kamu. Ababil merupakan akronim dari ‘Anak Baru Gede Labil’ alias ‘ABG Labil’.

Istilah ababil biasanya digunakan untuk menyebut seseorang yang tidak jelas apa maunya, atau tidak punya pendirian yang jelas. Misal mau pergi dengan tujuan tertentu atau mau melakukan sesuatu tapi keputusan dan pilihannya selalu berubah-ubah. Karena dianggap labil, jadi disebut ababil deh.

Sudah pernah dengar istilah ‘Jayus’?

sumber : pixabay.com
sumber : pixabay.com

Berbeda dengan istilah-istilah sebelumnya, istilah jayus tidak memiliki akronim. Jayus diucapkan saat ada seseorang yang sedang melucu tapi hal yang dia lakukan justru dianggap tidak lucu. Istilah ini sebetulnya sudah lama banget digunakan, tapi tetap eksis dan populer digunakan sampai saat ini.

Tapi selain istilah jayus, ada juga istilah ‘garing’ yang digunakan untuk menyebut hal yang sama. Seseorang biasanya akan bilang “jayus lah” atau “garing lah”, saat ada teman atau orang lain yang ingin melucu tapi malah dianggap tidak lucu.

Perkembangan teknologi memang berdampak besar pada munculnya istilah-istilah baru yang digunakan dalam kehidupan sehari-sehari. Jadi jangan sampai kamu dibilang kuper hanya karena tidak memahami istilah-istilah yang digunakan. Biar kamu lebih gaul lagi, kamu juga mesti tahu Bedanya Kepo dan Stalking.

Berbagi dan Diskusi

Written by Yudi Setyadi

Penyuka kopi dan gunung