Ternyata Ini Bedanya Kepo dan Stalking

Dari sekian banyak teman yang kamu miliki, mungkin ada tipe teman yang selalu ingin tahu urusan orang lain. Kebiasaan serba ingin tahu ini kadang bikin kita sebel dan malas kalau harus melayani pertanyaan-pertanyaan anehnya.

Pacarnya Adam sekarang siapa sih?, anak mana?, udah jadian berapa lama?, kok bisa sih Adam jadian sama dia?. Sebel banget kan kalau harus menanggapi orang yang serba ingin tahu seperti ini. Dan karena malas menanggapi, biasanya kita akan bilang “Kepo Banget Sih”.

Selain tipe teman yang suka kepo, ada juga teman yang suka stalking. Dia punya kebiasaan menguntit akun sosial media orang lain dengan tujuan tertentu. Dia sering stalking akun facebook, instagram, path, twitter secara diam-diam karena pengen tahu segala hal tentang si pemilik akun.

Meski kepo dan stalking punya kemiripan pada tujuannya yang serba ingin tahu. Ternyata kebiasaan kepo dan stalking ada perbedaannya.

Apa yang dimaksud kepo?

arti kepo

Kepo merupakan kebiasaan dari seseorang yang menunjukan perasaan ingin tahu akan sesuatu hal, atau ingin tahu urusan orang lain yang dilakukan secara berlebihan. Orang yang kepo biasanya akan bertanya segala hal tentang sesuatu yang dia pengen tahu, dengan bertanya pada teman atau orang yang ada di dekatnya.

Tapi meskipun sudah bertanya banyak hal untuk memenuhi rasa keingintahuannya, informasi yang diperoleh biasanya tidak digunakan untuk hal apa pun. Nah ini yang kadang bikin kita sebel, karena tidak ada manfaatnya melayani orang kepo.

Orang kepo juga kadang tidak ngerti situasi ketika nanya-nanya dengan kita. Nggak peduli kita lagi sibuk atau mengerjakan sesuatu, orang kepo biasanya tetep akan nyerocos nanya apa pun yang dia pengen tahu. Dan yang lebih nyebelin lagi, kalo dia malah kepo sama urusan pribadi kita. Pengen marah kan jadinya.

Jadi kalau ada teman mu yang suka kepo, mintalah kepadanya untuk jadi orang kepo yang positif dan bermartabat.

Apa yang dimaksud stalking?

sumber : pixabay.com
sumber : pixabay.com

Stalking merupakan kebiasaan dari seseorang dengan sengaja menguntit segala hal yang berurusan dengan orang lain yang ingin dia ketahui. Stalking dilakukan dengan menguntit orang lain secara langsung atau menguntit melalui akun sosial media yang dimiliki orang lain. Orang yang biasa melakukan stalking sering disebut sebagai stalker.

Kebiasaan stalking seseorang kadang tidak diketahui oleh orang lain, karena dilakukan secara diam-diam dan sendirian. Orang yang melakukan stalking juga kadang punya tujuan tertentu dan alasan sendiri yang membuat dia menjadi stalker.

Misalnya, lagi pendekatan alias pedekate sama seseorang. Karena ingin tahu kebiasaan yang dimiliki oleh orang yang sedang jadi target pedekate ini, stalker akan secara diam-diam menguntit akun sosial media yang dimiliki oleh targetnya.

Stalking juga sering dilakukan oleh jomblo yang belum bisa move on dari mantannya. Perasaan yang masih membekas di hati sering menjadi alasan untuk stalking akun mantan. Sudah punya pacar belum ya?, sekarang lagi sibuk apa ya?, tambah cakep apa nggak ya sekarang?. Stalking dilakukan untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan dan rasa penasaran seperti ini. Tapi dia akan melakukannya sendiri tanpa harus bertanya pada orang lain.

Menurut kamu, lebih nyebelin orang yang suka kepo atau orang yang suka stalking?

Berbagi dan Diskusi

Written by Yudi Setyadi

Penyuka kopi dan gunung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *